KOTA BOGOR – Babinsa Kelurahan Baranangsiang Koramil 0603/Bogor Timur, Serka Asmadi, membubarkan sekelompok pelajar yang berkumpul di Jalan Loader Ujung RT 04/RW 08, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat, 24 Juli 2026, mulai pukul 15.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan setelah jam pulang sekolah terhadap sejumlah siswa SMAN 3 Bogor yang masih berkumpul di lokasi. Langkah preventif ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Serka Asmadi memberikan imbauan secara humanis dan persuasif agar para siswa segera kembali ke rumah serta tidak berkerumun di lokasi yang berpotensi menjadi titik pertemuan pelajar dari berbagai sekolah.
Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mencegah potensi tawuran antarpelajar, keterlibatan remaja dalam geng motor, tindak kriminalitas, serta penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
Perwakilan warga RT 04/RW 08 mengapresiasi langkah Babinsa dalam menjaga keamanan lingkungan. “Dengan adanya pembinaan dan imbauan kepada para pelajar, kami merasa lebih tenang karena potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini, ” ujarnya.
Serka Asmadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan untuk melindungi pelajar dari berbagai pengaruh negatif. “Kami mengimbau agar setelah kegiatan belajar selesai, para siswa segera pulang dan tidak berkumpul di lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, ” katanya.
Danramil 0603/Bogor Timur Kapten Inf Andika Fitriadi menegaskan bahwa Koramil mengedepankan pendekatan pembinaan yang humanis. “Sinergi antara aparat, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman serta membentuk generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab, ” tuturnya.
Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., meminta seluruh Babinsa meningkatkan pembinaan wilayah dan deteksi dini. “Pencegahan sejak awal merupakan langkah efektif untuk menjaga kondusivitas wilayah serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat merugikan masa depan mereka, ” tegasnya.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib serta mendapat respons positif dari warga sekitar. Pendekatan persuasif tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk menjaga ketertiban dan segera kembali ke rumah setelah kegiatan sekolah berakhir. (PERS)

Updates.